Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI di NTT
Kupang, 22 September 2025 – Di BRMP NTT, Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI masa sidang I tahun sidang 2025/2026 melaksanakan pertemuan terkait dengan Tata Kelola Peternakan dan Penyakit Hewan di Provinsi NTT. Kegiatan ini berlangsung di Aula A BRMP NTT, dan dihadiri belasan anggota DPR yang dipimpin Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan, M.Si, Bupati Kupang Yosef Lede, S.H, Kepala BRMP RI Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si, Sekretaris Direktorat Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan Dr. drh. Nuryani Zainuddin, M.Si, Direktur Perbenihan Tanaman Pangan Dr. Ir. Ladiyani Retno Widowati, M.Sc, serta para pejabat dari beberapa instansi.
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Ahmad Yohan, M.Si yang juga merupakan Ketua Tim Kunjungan Kerja dalam sambutannya menegaskan bahwa kunjungan tersebut menjadi sarana mengawal aspirasi masyarakat dan mendorong pembangunan NTT agar setara dengan daerah lain di Indonesia. ”NTT merupakan wilayah yang kaya akan beragam panganan lokal maupun komoditas unggulan nasional, namun tata kelolanya masih perlu untuk ditingkatkan jika dibandingkan dengan provinsi yang lain, belum efektif dan tidak berkeadilan. Permasalahan virus ASF sejak tahun 2023 hingga 2025 yang menyebabkan kematian ribuan ternak babi menjadi perhatian yang harus segera diselesaikan. Disamping itu, hilirisasi dan perlindungan kesehatan ternak sapi perlu mendapatkan atensi pemerintah guna meningkatkan kesejahteraan peternak”.
Sekretaris Direktorat Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan Dr. drh. Nuryani Zainuddin, M.Si menyampaikan bahwa NTT layak mendapatkan apresiasi akan kontribusi hasil ternaknya, tetapi perlu menjadi perhatian khusus pemerintah pusat karena NTT masuk dalam daftar darurat terkait wabah rabies. ”Pertumbuhan hasil ternak di wilayah NTT cukup pesat dan tergolong baik, namun tidak diiringi dengan kesehatan hewan yang ada di lingkungan. Sejak tahun 2023 NTT menjadi wilayah darurat terkait dengan rabies”.
Kepala BRMP RI Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si, turut menyampaikan bahwa kunjungan Komisi IV DPR RI ke NTT merupakan wujud nyata dari sinergi dan perhatian mendalam lembaga legislatif terhadap aspirasi dan tantangan yang dihadapi di NTT. "Melalui rangkaian kunjungan kerja ini juga dapat membantu kami dalam upaya membangun bidang pertanian untuk menuju swasembada pangan. Kami yakin, dukungan dari Komisi IV DPR RI akan mampu mempercepat realisasi program-program prioritas nasional di sektor ini untuk berlabuh di Nusa Tenggara Timur,"
Melalui kegiatan kunjungan ini diharapkan akan ada dukungan konkret dan pelaksanaan kebijakan untuk kemajuan NTT sesuai dengan bidang Komisi IV DPR RI. (YFK)